13.4.12

MANFAAT SHOLAT BAGI KESEHATAN

Write Admin.


TAKBIRATUR IHRAM

Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut
Atau dada bagian bawah


  1.  Melancarkan Aliran Darah, Getah Bening (Limfe), Kekuatan Otot Lengan;
  2. Dikarenakan posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh;
  3. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar;
  4. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah;

Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian,
khususnya pada tubuh bagian atas.


Ruku’

Ruku’ yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga
Bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah.
Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

  1.  Menjaga posisi serta fungsi tulang belakang (Corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf;
  2. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah;
  3. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksikan otot-otot bahu hingga ke bawah;
  4. Selain itu, ruku’ adalah saran latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah;


I’tidal
(Bangun Dari Ruku’)

Bangun dari ruku’, tubuh kembali tegak setelah mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
I’tidal merupakan variasi dari postur setelah ruku’ dan sebelum sujud

  • Sebagai latihan yang baik bagi organ-organ pencernaan. Pada saat I’tidal dilakukan, organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Tentu memberi efek melancarkan pencernaan.

Sujud

Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.

  1. Berguna untuk memompa getah bening ke bagian leher dan ketiak;
  2. Posisi jantung di atas otak menyebabkan daerah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan sujud dengan tuma’ ninah (tidak tergesah-gesah) agar darah mencukupi kapasitasnya di otak;
  3. Menghindarkan seseorang dari gangguan wasir;
  4. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan;
  5. Melatih kekuatan otot tertentu, termasuk otot dada;
  6. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita;
  7. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya;
  8. Otot-otot perut (Rectus Abdominis dan Obliqus Abdominis Externus) berkontraksi penuh saat pinggul serta pinggang terangkat melampaui kepala dan dada;
  9. Melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lebih lama yang membantu dalam proses persalinan. Karena di dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi;
  10. Bila otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami, otot ini justru menjadi elastis;
  11. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan dan mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (Fiksasi).


 Setelah melakukan sujud, kita melakukan gerakan duduk. Dalam sholat terdapat dua jenis duduk :
Iftirosy ( Tahiyat Awal )
Tawaru’ (Tahiyat Akhir )

  1.       Hal terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum;
  2.     Bagi wanita, di daerah ini terdapat tiga liang yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepaskan  kotoran, dan saluran kemih. Saat tawaru’, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum;
  3.    Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum;
  4.    Menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan;
  5.         Duduk twaru’ sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih, kelenjar kelamin pria (prostate) dan saluran vas deferens;
  6.     Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawaru’ menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.
S


Salam

Gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.

Manfaat gerakan ini bagi kesehatan :
  1.      Merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala;
  2.      Menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala;
  3.      Menjaga kekencangan kulit wajah;

Gerakan sujud tergolong unik. Sujud memiliki falsafah bahwa manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri.

Dari sudut pandang ilmu “Psikoneuroimunologi” (Ilmu Mengenai Kekebalan Tubuh dari Sudut Pandang Psikologis) yang di dalami Prof. Soleh, gerakan ini mengantarkan manusia pada derajat setinggi-tingginya.

Mengapa ?

Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan oksigen. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tuma’ninah dan kontinu dapat memicu peningkatan kecerdasan seseorang.

Riset di atas telah mendapat pengakuan dari Harvard University, Amerika Serikat. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan diri masuk Agama Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

Sumber : ERAMUSLIM


H

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews